Interactive Design Component, Menu Utility Untuk Desain Cepat Pada STAAD

Interactive Design Component adalah sebuah menu pada STAAD yang berfungsi untuk memudahkan Engineer untuk menkolaborasikan STAAD pro dengan STAAD etc. dimana hasil analisa gaya dalam yang didapat dari STAAD pro di informasikan ke STAAD etc untuk didapat hasil desainnya.

STAAD.etc sendiri adalah sebuah "Toolkit" yang berisi berbagai analisis komponen dan kelompok modul desain seperti Pondasi, batu, kayu, baja, beton dan analisis umum lainnya. Sebagai produk yang berdiri sendiri, STAAD.etc dapat digunakan untuk merancang frame portal kecil (small portal frame), balok menerus (continous beam), pondasi (foundation), retaining walls one-way slabs, koneksi sambungan pada baja, dinding geser (shear wall) dan masih banyak lagi. STAAD.etc memungkinkan para Engineer untuk melengkapi siklus desain pada struktur primer dengan menganalisis dan merancang beberapa komponen struktural atau aksesori dalam lingkungan STAAD.Pro menggunakan result database (database hasil analisa perhitungan) dari STAAD.Pro tersebut.

Pehatikan contoh berikut ini,

Katakanlah saya akan membangun Ruko dua lantai sebanyak tiga buah. Dan strukturnya saya rencanakan sebagai berikut :

3

2729

Beban yang bekerja pada strukur adalah beban mati dan beban hidup pelat lantai dan atap, serta beban dinding setinggi 3 meter ( 3 x 250 kg/m2 = 750 kg/m2).

4

5

Catatan :

1. Supaya lebih mudah dalam pembahasan (artinya yang sampaikan gathuk dengan yang anda terima), maka silahkan anda download dulu contoh file Ruko diatas, dengan cara mengklik disini

“Download Ruko Dua Lantai-Desain Dengan STAAD (zip file)”

2. Cara membuat geometri struktur dan cara memasukan beban-beban seperti diatas (atau yang terlampir pada file yang saya sertakan) tidak akan saya bahas. Rekan-rekan bisa mempelajarinya di posting saya terdahulu yang membahas masalah “Perencanaan Ruko Dua Lantai Dengan Program Bantu STAAD Pro 2004” Part 1 s/d 4 (lihat di Daftar isi pada blog saya)

Big GrinBaik, sekarang kita akan mulai pembahasan kita.

Dari file yang rekan2 download tadi. silahkan di running (analisa) dulu. Jika sudah maka desain tulangan baik kolom maupun balok sudah bisa untuk ditampilkan. Caranya tinggal klik element balok atau kolom yang mana yang ingin ditampilkan tulangannya.

6  7

Sekarang kita akan desain untuk Pondasinya (kita akan gunakan fondasi tapak beton). Untuk itu kita akan manfaatkan menu Interactive Design Component yang dimiliki oleh STAAD.

1. Kita cari dulu kolom mana yang mengalami beban aksial terbesar. untuk itu dari menu pulldown Mode, Klik Post Processing. Akan keluar pop up menu Result Setup. Atur sedemikian rupa sehingga hanya parameter BEBAN KOMBINASI saja yang berada pada kotak Selected Parameter.

8

2. Jika sudah maka seleksi semua kolom sehingga terdeteksi dengan warna merah

9

3. Sekarang dari menu pulldown Report. Klik Section Forces, maka akan keluar kotak dialog Section Forces. Klik radio button Axial forces, ceklis Absolutes Values, kemudian pada frame Set Sorting Order, Klik List From High To Low. ….(Jangan diklik OK dulu), sekarang klik tab Loading, kemudian atur sedemikian rupa agar hanya BEBAN KOMBINASI saja yang terseleksi di kotak Selected

10

11

4. sekarang klik OK!. maka akan keluar kotak Section Forces yang menampilkan gaya axial pada kolom yang diurutkan dari yang terbesar hingga terkecil. Coba anda perhatikan pada kotak tersebut, ternyata kolom No. 23 menduduki peringkat satu yang artinya memiliki gaya axial terbesar diantara kolom yang lainnya.

12

Letak kolom No. 23 

5. Sekarang kita akan masuk ke menu Interactive Design Component. Untuk itu pada menu pulldown klik Mode > Interactive Design > Component Design. Sehingga tampilannya menjadi seperti ini.

14 

6. Sekarang klik Nodes Cursors.

16

7. Sekarang klik joint kolom No. 23, sehingga terseleksi dengan warna merah. Lihat gambar dibawah ini

17

8. Sekarang dari kotak dialog Interactive Design.drag gambar Footing ke joint No. 23 yang berwarna merah tadi, sehingga otomatis akan muncul kotak pop-up STAAD Etc. Interactive Design. Isi parameter desain Services Load Factors, Material Data, Reinforcement Data, Geometri, Pedestal, Loading & Design Load Factors  yang berada pada tiap tab sesuai dengan yang akan anda rencanakan.

18

19  21

9. Jika semua parameter sudah diisi dengan benar, maka akhiri dengan mengklik OK!. Maka hasil desain pondasi akan ditampilkan

- Design Result

22

- Calculation Report

23

  - Output Drawing

24

Nah…sekian dulu ya pembahasannya. Komponen yang lainnya pada menu Interactive Design seperti

25 26

  1. Slab
  2. Base Plate
  3. Pile Cap
  4. Momen Bolt & Shear Bolt Grup (Untuk koneksi/sambungan pada baja)

Insya ALLAH kita akan bahas pada lain kesempatan…..

Share:

No comments:

Post a Comment

Merupakan sebuah kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, jika anda berkenan untuk meluangkan waktu sejenak untuk memberikan kritik dan saran bagi blog kecil ini, melalui kotak komentar dibawah ini.

Cari Artikel

Follow by Email

Popular Posts

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sobat Kampuz