Kalau berbicara tentang desain mendesain struktur, penyajian hasil analisa, desain penulangan, GUI (Graphical User Interface) yang user friendly maka jelas tak diragukan lagi STAAD lah jagonya. Namun dari sekian banyak kelebihan yang dimiliki oleh STAAD ternyata ada satu kelemahan yang dimiliki oleh STAAD, yaitu modus tampilan yang cuma satu layar (alias hanya satu tampilan saja). Coba saja kalau dibandingkan sama software saingannya, semisal SAP yang mampu menampilkan modus tampilan hingga “empat layar tampilan“, yang masih ditambah lagi dengan “tool move up/down in list” nya yang berguna untuk menampilkan bidang frame (portal) per “as sumbu” baik arah X, Y dan Z. (modus view SAP) (modus view STAAD) wah gimana nich STAAD? bisa...